Aku memasuki ruangan itu Hening… Tak terdengar suara apapun Hanya detak jarum jam dan kipas angin Namun kepala ini terasa ramai sekali Racauan-racauan yang tak tahu dari mana asalnya, Datang silir berganti Memenuhi pikiran yang tadinya kosong Mempertanyakan hal-hal asing Aku mencoba untuk mendengarkan satu per satu Memaksakan diri untuk memahami suara demi suara Nihil. Racauan-racauan itu tetap ada, dan aku tetap berada dalam kebingunganku