Skip to main content
Aku memesan kopi hitam seperti biasa
Tanpa peduli yang ada di menu, selalu begitu
Ia pekat, sederhana dan bisa diandalkan
Kali ini kubiarkan ia dingin oleh angin
Tak bertekat menyeruput seteguk pun

Mataku berhenti pada secangkir latte di sudut ruangan
Kali pertama aku ingin memesannya
Segelintir tanya munculkan rupa
Apakah tak terlalu rumit?
Akankah ia lelah dan menyerah?
Tuk paksa badan tetap terjaga
Mengawal raga berkelana
Menantang malam yang tak berbelas kasih

Sebelum racauan selesai berselisih,
Latte sudah habis kutenggak bersih

Comments