Skip to main content

Posts

Showing posts from December, 2011
"You're lovely, but you're empty," he went on. "One couldn't die for you. Of course an ordinary passerby would think my rose looked just like you. But my rose, all on her own, is more important than you altogether, since she's the one I've watered. Since she's the one I put under glass. Since she's the one I sheltered behind a screen. Since she's the one for whom I killed the caterpillars (except for two or three for butterflies). Since she's the one I listened to when she complained, or when she boasted, or even sometimes when she said nothing at all. Since she's my rose." Little Prince

Do You Believe in Coincidence?

Okay, mari kita merandom. Tiba-tiba gw kepikiran tentang satu hal, yaitu ‘coincidence’. Apa anda percaya dengan suatu 'coincidence’? Kalo pertanyaan itu dateng ke gw, mungkin gw akan bilang, nope, gw nggak percaya. Semuanya takdir. Tapi apa takdir dateng gitu aja? Jawaban gw untuk hal ini juga sama, nggak. Things happen for a reason. Gw yakin kalo semua hal yang terjadi di dunia pasti ada sebab, akibat dan tujuannya. Saling mempengaruhi satu sama lain. Satu kejadian adalah dampak dari kejadian lainnya. Gw yakin, apa yang kita perbuat pasti akan mempengaruhi takdir kita. Gw sempet mikir, kalo gitu kenapa kadang sesuatu yang terjadi nggak sesuai sama yang kita harapkan? Mungkin bener pepatah yang bilang, things happen when we least expect them. But I've come to the realization, itu bukan berarti usaha yang kita lakuin untuk mencapai suatu tujuan sia-sia kan? So, you surely have to fight for your dreams, no matter of how small of an impact that might cause. 
Merasa bersalah karena blog ini diabaikan untuk beberapa hari, berhubung banyak urusan yang mesti terselesaikan. Kayaknya rencana nulis lagi di blog ini harus segera terealisasikan. Btw, HAPPY HOLIDAYS guys! :)

Seuntai Rantai

Kata-kata itu seakan menguncinya Mencengkeram kakinya hingga ia tak dapat melangkah Menghisap udara hingga terasa sesak Melahap sisa-sisa energinya hingga ia tak dapat bergerak Memaksanya untuk berfikir, Semuanya terasa getir... Ingin ia berteriak lepas Meluapkan seluruh amarah Ah... enggan pikiranya keras Semua telah membuatnya jengah Namun rantai itu terlalu kuat menahan jiwa liar, Yang terlalu takut untuk memberontak keluar

Kertas

Kertas itu kosong, bersih tak bernoda Lalu tinta hitam itu datang tiba-tiba Setitik demi setitik mengotori sang kertas Namun ia tidak menyesal Karena tinta mengajarkannya banyak hal Membuatnya merasa dibutuhkan
'I ♥ new york, even though it isn't mine, the way something has to be, a tree or a street or a house, something, anyway, that belongs to me because I belong to it' -Breakfast at Tiffany's-
(Source: Tumblr) The cold rain warms me up...

Perihal Kata

Daun itu berguguran  Meninggalkan ranting yang menyanggahnya Daun itu terbang, terbawa angin lalu jatuh bertebaran Ranting pun kecewa ‘Untuk apa aku hidup jika tak ada lagi yang kusanggah?’ ucapnya pelan. Cahaya itu perlahan menjauh Bumi mengejarnya, namun ia tak mampu Jarak itu semakin besar, cahaya itu sirna Meninggalkan bumi yang kehilangan hangatnya Langit menangis, merintih pilu Ketika pagi datang, bulan memudar Mereka berpisah dan langit pun biru Ia terus menunggu tanpa gentar Begitu setiap detik, setiap hari, setiap tahun Hingga malam datang ke pelukan Ia berjalan lunglai… Seperti ranting yang ditinggalkan daun… Seperti bumi yang ditinggalkan cahaya… Seperti langit yang ditinggalkan bulan…

Komedi dan Tragedi

Langkah wanita itu tertatih, letih dan terkulai. Ia adalah Bianca, seorang wanita berusia 22 tahun. Ia berdiri di tengah jalan tiada batas. Jalan mana yang akan dipilih? Kebimbangan, keresahan dan kerisauan seakan menampar wajah yang bingung. Kakinya terasa sangat sulit untuk melangkah. Satu langkah maju… diiringi dua langkah kembali… ah, seakan terperangkap oleh tiang-tiang yang menghimpit, tiang-tiang yang membawanya kemasa itu. Masa-masa yang tidak akan diingatnya kembali. Ia memaksakan langkahnya untuk maju, ditengah hiruk pikuk kota metropolitan ini. Sang ibukota yang sudah terpengaruh oleh modernisasi. Terlihat seorang ibu yang mengemis dijalanan, kupu-kupu malam berkeliaran dipinggir jalan, serta asap mobil yang menyesakkan. Ditengah hingar bingar kota ini, ia sudah menjadi seorang tuna rungu. Tidak ada suara, tidak ada melodi, sunyi… Yang ia dengar hanyalah debaran jantungnya yang teramat kuat. Canda, tawa, senang, sedih, tangisan, teriakan! Semuanya bercampur menjadi satu. Sat...

The Unsaid

What defines life? Life is about journey So many mysteries that cannot be solved So many uncertainties that cannot be unfold And so many words that cannot be told   Sometimes, we can see the path as clear as the crystal sea We can see the future shines, As the light at the end of a tunnel shows what we will be But maybe there’s this time, when we got no signs And our hope seems to be obscure    It never glows like a rusty blade When our struggle turns into nothing but failure, Drops like the rain, flows, and fades It’s bizarre to witness a fake smile appears At a time when the innocents are shedding tears     To watch the man who wears a mask Too afraid of showing up his face Blaming others with negligible problems to ask Threatening the poor without leaving a trace Preaching us with his lies To spot a girl on the street, she strives Too scared of having ‘school’ in beat Working day and ni...